WWW.TRIBRATANEWSSIMEULUE.COM – Pemberantasan praktik Pungutan Liar (pungli) menjadi atensi khusus dari Pemerintahan saat ini. Pungli pada umumnya berkembang di pelayanan publik tersebut ini sangat meresahkan masyarakat terutama menengah kebawah. Pengetahuan yang minim oleh masyarakat dapat menjadi sasaran empuk bagi oknum untuk meraup keuntungan pribadi.Sosialisasi serta edukasi mengenai praktek pungli sangat dibutuhkan oleh masyarakat, Khususnya masyarakat di Kabupaten Simeulue Pulau Ate Fulawan agar dapat mengetahui dan terhindar dari pungli. Seperti yang dilakukan saat ini, Seluruh Personil Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Simeulue Gencar Melaksanakan Sosialisasi Saber Pungli di Desa Binaannya masing -masing.Dapat kita lihat, salah satu Bhabinkamtibmas di Polsek Simeulue Barat Brigadir Jaka Fitrah Ahmad, Bhabinkamtibmas tersebut menggelar Sosialisasi Saber Pungli Tentang Pencegahan Pungutan Liar di desa binaannya Desa Malasin Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue, tepatnya dikantor Desa Selasa (22/07/2017).

Kapolres Simeulue AKBP Ardanto Nugroho, S.I.K, M.H,SH mengatakan”, Saat ini pemerintah dan juga kepolisian mencanangkan program bebas punggutan biaya (Pungli) untuk seluruh pelayanan publik.

“Guna melaksanakan Pasal 286 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada 24 Oktober 2016 telah mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor: 180/3935/ SJ tentang Pengawasan Pungutan Liar Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah”, jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Simeulue Barat mengajak masyarakat yang hadir untuk bekerjasama pada pihak kepolisian untuk memberantas pungli.

“segera laporkan praktik pemungutan uang yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut guna menciptakan lingkungan pelayanan publik bebas pungli,” tambahnya.

(Humas Polres Simeulue).

Comments