Simeulue – Satuan Lalu Lintas Polres Simeulue bersama personel Pamapta dan Piket Satfung melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di lokasi terjadinya hambatan lalu lintas akibat satu unit mobil dum truck yang terperosok di jembatan Desa Amaiteng, Kecamatan Simeulue Timur, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polres Simeulue dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.
Sebelum menuju lokasi kejadian, personel Satlantas, Pamapta dan Piket Satfung Polres Simeulue terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan. Selanjutnya personel bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan dinas patroli Satlantas Polres Simeulue.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu IPTU Sentosa Barus, S.E., BRIPDA Isnan, BRIPDA Habil, BRIPDA Fajar, serta IPDA Jamaludin bersama personel piket Satfung lainnya.
Di lokasi kejadian, petugas melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jalan. Selain itu, personel juga mencari jalur alternatif melalui jalan lorong Kodim 0115 Simeulue yang sementara hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua.
Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas selama melintas di sekitar lokasi kejadian.
Dari kegiatan tersebut, situasi Kamseltibcarlantas tetap terjaga, masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Sementara itu, untuk sementara waktu jalan umum penghubung antara Kecamatan Simeulue Timur dan Teluk Dalam belum dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam hingga proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan.
Polres Simeulue mengimbau kepada masyarakat agar tetap bersabar, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.



