Polisi Bersama Masyarakat
SIMEULUE – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Simeulue bersama personel Basarnas Simeulue melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terbatas terhadap dua nelayan yang mengalami mesin kapal mati mendadak (engine stall) saat melaut di sekitar perairan Pantai Ganting, Kabupaten Simeulue, Senin (19/10/2026) malam.
Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Suberman (29), dan Giat Setiawan (28), yang merupakan warga Air Dingin dan berprofesi sebagai nelayan.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 19.00 WIB, ketika Giat Setiawan melaporkan kejadian kepada Pos SAR Kabupaten Simeulue. Ia menyampaikan bahwa kapal yang mereka gunakan untuk menangkap ikan mengalami mesin mati mendadak di sekitar perairan Pantai Ganting, sehingga kapal terombang-ambing di tengah laut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan segera melakukan koordinasi dan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian serta evakuasi terhadap kedua nelayan beserta kapal yang mengalami kerusakan mesin. Operasi dilakukan dengan upaya menarik kapal menggunakan metode towing menuju daratan.
Dalam pelaksanaan operasi, dua personel Sat Polairud Polres Simeulue dan tiga personel Basarnas Simeulue bersinergi melakukan upaya penyelamatan. Tim juga melaksanakan koordinasi dengan para pemangku kepentingan maritim guna mendukung kelancaran proses evakuasi.
Operasi SAR berlangsung di tengah kondisi cuaca gerimis dengan kecepatan angin sekitar 5 knot di daratan dan 16 knot di lautan. Meski menghadapi kondisi tersebut, operasi SAR gabungan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Berdasarkan hasil kegiatan, kedua nelayan berhasil dievakuasi ke daratan dalam keadaan aman dan selamat.
Kapolres Simeulue, AKBP Hendry Ferdinand Kenedy, S.H., S.I.K., M.I.K., mengapresiasi sinergi personel Sat Polairud Polres Simeulue bersama Basarnas Simeulue dalam pelaksanaan operasi penyelamatan tersebut.
Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memastikan kondisi mesin dan kelengkapan keselamatan kapal dalam keadaan baik, serta memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum berangkat melaut.
Apabila mengalami keadaan darurat di laut, para nelayan diharapkan segera menyampaikan laporan kepada petugas terkait agar dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Simeulue dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat di wilayah perairan Kabupaten Simeulue.
Polres Simeulue — Polisi Bersama Masyarakat.













