Simeulue – Polres Simeulue kembali mengintensifkan pengamanan wilayah melalui pelaksanaan patroli dan razia di Pelabuhan Penyeberangan Kolok Sinabang, Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Kamis (23/7/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui jalur penyeberangan laut.
Patroli dan razia diawali dengan apel konsolidasi guna mengecek kesiapan personel yang terlibat, sebelum tim bergerak menuju Pelabuhan Kolok Sinabang untuk menyambut kedatangan KMP Teluk Sinabang yang berlayar dari Pelabuhan Bubun, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Padal I, Kasat Lantas Polres Simeulue IPTU Sentosa Barus, S.E., bersama Wakil Padal II, Kasat Reskrim Polres Simeulue IPDA M. Kautsar, S.E., dengan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Satintelkam, Satreskrim, Satsamapta, Sie Propam, Sie Humas, serta instansi terkait yang bertugas di kawasan pelabuhan.
Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan patroli dan razia di pelabuhan merupakan bagian dari upaya Polri dalam memperkuat pengawasan terhadap pintu masuk wilayah Kabupaten Simeulue.
“Pengawasan di kawasan pelabuhan terus kami optimalkan untuk mencegah masuknya barang-barang berbahaya seperti narkotika, senjata api, maupun barang ilegal lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut,” ujar Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan identitas penumpang dan awak kapal, pemeriksaan kendaraan yang keluar dari area pelabuhan, pengecekan barang bawaan, muatan kargo, serta paket yang memerlukan pemeriksaan sesuai ketentuan. Personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas bongkar muat dan pergerakan orang yang dinilai mencurigakan.
Berdasarkan data manifes, KMP Teluk Sinabang mengangkut sebanyak 378 penumpang, terdiri dari 132 penumpang laki-laki dan 246 penumpang perempuan. Selain itu, kapal juga membawa 69 unit kendaraan, yang terdiri dari 9 unit kendaraan roda empat, 52 unit kendaraan roda dua, 7 unit truk, dan 1 unit mobil boks.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Selama pelaksanaan patroli dan razia berlangsung, situasi di kawasan Pelabuhan Kolok Sinabang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Arus bongkar muat tetap berjalan lancar, sementara pemeriksaan dilakukan secara selektif dan humanis sesuai prosedur guna mendukung upaya penegakan hukum serta menjaga keamanan wilayah Kabupaten Simeulue.



