Simeulue – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Simeulue melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan Patroli Sambang Nelayan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Simeulue, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan patroli dipimpin oleh Kasat Polairud bersama personel Sat Polairud Bripda Khairil Kurniawan. Patroli dilaksanakan dengan menyasar sejumlah lokasi strategis dan rawan terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti kawasan nelayan, dermaga, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, pelabuhan penyeberangan, serta lokasi-lokasi yang dianggap rawan kriminalitas.
Sebelum pelaksanaan patroli, sekira pukul 09.30 WIB, tim patroli melaksanakan apel dan arahan terkait SOP pelaksanaan patroli terpadu serta pengecekan personel dan kelengkapan di Mako Polres Simeulue.
Selanjutnya, personel bergerak menggunakan kendaraan patroli untuk melaksanakan patroli sambang di wilayah hukum Polres Simeulue. Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau situasi Kamtibmas, mendatangi aktivitas masyarakat, serta melakukan langkah antisipasi terhadap aksi premanisme maupun gangguan keamanan lainnya.
Petugas patroli juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat pesisir dan para nelayan agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan Call Center 110 Polri atau melaporkan ke kantor polisi terdekat apabila menemukan adanya gangguan Kamtibmas ataupun hal-hal yang memerlukan kehadiran pihak Kepolisian.
Kegiatan patroli sambang berakhir sekira pukul 12.00 WIB yang ditutup dengan apel konsolidasi guna melakukan pengecekan kembali personel dan kelengkapan di Mako Polres Simeulue.
Dari hasil kegiatan tersebut, Polres Simeulue berhasil melaksanakan langkah preemtif dan preventif dalam mencegah terjadinya kriminalitas, meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, serta menciptakan rasa aman khususnya bagi masyarakat pesisir pantai.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan.