SIMEULUE – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Simeulue bersama Pos Search and Rescue (SAR) Simeulue serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ecosistem Impact menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut. Kegiatan unik ini berlangsung di perairan sekitar Pulau Babi pada Senin (17/8/2026) pagi.

Upacara bawah air ini dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Sebanyak enam personel Polres Simeulue, lima personel Pos SAR Simeulue, dan dua pendamping dari LSM Ecosistem Impact terlibat langsung dalam aksi simbolis tersebut. Lokasi kegiatan berada di koordinat 2°32’02” Lintang Utara dan 96°23’11” Bujur Timur, kawasan yang dikenal dengan keindahan ekosistem lautnya.

Kapolres Simeulue, AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari rasa nasionalisme sekaligus peneguhan simbol kedaulatan negara sebagai bangsa maritim.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di darat, tetapi juga di laut sebagai identitas bangsa maritim Indonesia,” ujar Kapolres Simeulue.

Selain aspek nasionalisme, AKBP Hendry menekankan bahwa momentum HUT RI ke-81 ini juga dimanfaatkan untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan hidup dan mempromosikan wisata bahari di Kabupaten Simeulue. Aksi ini juga dinilai sejalan dengan Program ASRI (Asri, Sehat, Rapi, Indah) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, tim diver terdiri dari Ipda Wardika, Aipda Andika Saputra Gea, dan Brigadir T Aksa Zikrillah dari Polres Simeulue, serta Koord Pos SAR Simeulue Mahdi Saputra bersama empat anggota lainnya, yakni Lutfi, Mukmin, Yusuf, dan Lif Wandi. Sementara itu, Briptu Widad dan Bripda Fahmi bertugas mendokumentasikan momen bersejarah tersebut, dibantu oleh Bripda Fajar sebagai operator speedboat.

Kehadiran LSM Ecosistem Impact dalam kegiatan ini menegaskan komitmen kolaboratif antara aparat keamanan, instansi penyelamat, dan masyarakat sipil dalam menjaga kelestarian alam sambil merawat nilai-nilai kebangsaan. Pengibaran bendera di dasar laut tersebut diharapkan dapat menarik perhatian publik terhadap potensi wisata selam di Simeulue serta pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian terumbu karang di wilayah tersebut.