Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 M, Pemerintah Kabupaten Simeulue melaksanakan kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat pada Kamis, 15 Januari 2026, sekira pukul 20.30 WIB, bertempat di Masjid Tgk. Khalilullah, Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue. Kegiatan tersebut dimonitor oleh aparat keamanan dan dihadiri sekitar ±100 orang jamaah dari berbagai unsur masyarakat.Kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue Asludin, S.E., M.Kes, Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K, Dandim 0115/Simeulue Letkol Arm. Qomarus Zaman, S.T., M.P.I., M.P.H, Danlanal Simeulue yang diwakili oleh PAUR Polgi BP Lanal Simeulue Letda Laut (K) Sukurdi, Ketua MPD Kabupaten Simeulue Sarman Jayadi, S.H, Kepala Kesbangpol Kabupaten Simeulue Sabu Nasir, S.Ag., M.Si, Ketua MPU Kabupaten Simeulue Alamsyah, S.Ag, Kadinsar Kabupaten Simeulue Sahirman, S.Ag., M.Si, para Kepala SKPK, Kabag, Camat, serta masyarakat Kabupaten Simeulue.Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Mawardi, kata sambutan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue, ceramah Isra Mi’raj yang disampaikan oleh Ustadz Riswan Sereta, pembacaan doa oleh Ustadz Hombing, S.Ag, dan diakhiri dengan penutup.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT karena atas izin-Nya seluruh hadirin dapat berkumpul dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan tradisi keagamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat Muslim Simeulue dan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Peristiwa Isra dan Mi’raj juga merupakan peristiwa agung yang wajib diyakini oleh umat Islam, karena di dalamnya terdapat perintah pelaksanaan shalat lima waktu sebagai kewajiban utama.

Lebih lanjut, Sekda mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas shalat agar tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, melainkan sebagai kebutuhan spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya kualitas ibadah, diharapkan mampu membentuk pribadi dan masyarakat yang lebih baik, berakhlak mulia, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Simeulue.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Riswan Sereta menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam dan menjadi saksi berbagai peristiwa besar dalam sejarah Islam, salah satunya peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diabadikan dalam Al-Qur’an. Ia juga menguraikan tiga perjalanan spiritual besar Nabi Muhammad SAW, yaitu hijrah dari Makkah ke Madinah sebagai tonggak perkembangan dakwah Islam, peristiwa Fathu Makkah yang menandai terbukanya Kota Makkah secara damai, serta perjalanan Isra Mi’raj yang sarat dengan hikmah dan pelajaran besar bagi umat manusia.Kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M tersebut berakhir pada pukul 22.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan yang dilakukan secara humanis sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.