Simeulue – Dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Satpolairud Polres Simeulue melaksanakan patroli sambang nelayan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Simeulue, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasat Polairud Polres Simeulue, IPTU Wahid, diawali dengan apel dan penyampaian standar operasional prosedur (SOP) patroli terpadu serta pengecekan personel dan perlengkapan di Mapolres Simeulue. Selanjutnya, tim patroli bergerak menggunakan kendaraan dinas menuju sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan.
Adapun sasaran patroli meliputi kawasan nelayan, dermaga, pelabuhan penyeberangan, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, serta lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas.
Selama patroli, personel tidak hanya memantau situasi kamtibmas, tetapi juga menyambangi masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan. Warga diimbau agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta segera menghubungi layanan Kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan kehadiran petugas.
Patroli diakhiri dengan apel konsolidasi di Mapolres Simeulue untuk melakukan evaluasi serta pengecekan kembali personel dan perlengkapannya.
Kasat Polairud Polres Simeulue, IPTU Wahid, mengatakan bahwa patroli sambang merupakan upaya preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan pesisir.
“Melalui patroli sambang ini kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga pesisir, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas serta mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” ujar IPTU Wahid.
Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, personel berhasil melaksanakan langkah-langkah preemtif dan preventif, memberikan edukasi kamtibmas kepada masyarakat, meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, serta menciptakan rasa aman bagi warga pesisir. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan.