Simeulue, 10 Agustus 2026 — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Simeulue melaksanakan patroli sambang nelayan dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polres Simeulue, Senin (10/8/2026).

Kegiatan patroli dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Simeulue bersama personel, yakni Bripka Irwan Pito dan Bripda Agil Al Munawar. Patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan nelayan, dermaga, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, pelabuhan penyeberangan serta lokasi yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel dan menerima arahan terkait SOP pelaksanaan patroli terpadu sekaligus melakukan pengecekan personel dan kelengkapan. Selanjutnya, tim bergerak menggunakan kendaraan patroli untuk menyambangi sejumlah lokasi dan memantau situasi Kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga menyambangi masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di kawasan pesisir. Petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain menjaga situasi Kamtibmas, personel Satpolairud juga memberikan imbauan kepada nelayan dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Nelayan diingatkan untuk selalu memperhatikan informasi dan perkembangan cuaca sebelum melaut, memastikan kondisi kapal serta perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik, dan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca dan gelombang dinilai membahayakan.

Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Simeulue Iptu Wahid, mengatakan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di laut, menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan patroli sambang.

“Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kami mengingatkan para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut. Apabila cuaca ekstrem, gelombang tinggi atau kondisi laut tidak memungkinkan, kami mengimbau agar tidak memaksakan diri untuk melaut demi keselamatan bersama,” ujar Iptu Wahid.

Ia juga mengajak masyarakat pesisir untuk segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun gangguan Kamtibmas di wilayah pesisir.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengajak para nelayan untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mengecek kondisi kapal dan alat komunikasi, serta mengikuti informasi cuaca yang dikeluarkan oleh pihak berwenang,” tambahnya.

Personel Satpolairud juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center 110 Polri atau mendatangi kantor kepolisian terdekat apabila membutuhkan kehadiran petugas atau menemukan adanya gangguan Kamtibmas.

Kegiatan patroli berakhir sekira pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi di Mako Polres Simeulue. Selama kegiatan berlangsung, situasi Kamtibmas terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan hambatan.

Melalui kegiatan KRYD tersebut, Polres Simeulue terus meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, sebagai langkah preemtif dan preventif dalam mencegah kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.