Simeulue, 7 September 2026 — Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Polres Simeulue melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan kegiatan Patroli Sambang Nelayan sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Senin (7/9/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah hukum Polres Simeulue dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya kawasan pesisir. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Simeulue dengan melibatkan personel Bripka Irwan Pito dan Bripda Agil Al Munawar.
Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel dan menerima arahan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan patroli terpadu serta melakukan pengecekan personel dan kelengkapan.
Selanjutnya, tim bergerak menggunakan kendaraan patroli Polres Simeulue untuk menyambangi sejumlah lokasi sasaran, di antaranya kawasan nelayan, dermaga, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, pelabuhan penyeberangan serta lokasi lainnya yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas.
Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi Kamtibmas, menyambangi kegiatan masyarakat serta mengantisipasi aksi premanisme dan berbagai potensi gangguan keamanan lainnya.
Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat diingatkan untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 atau melaporkan kepada kantor polisi terdekat apabila terjadi gangguan Kamtibmas maupun membutuhkan kehadiran personel kepolisian.
Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Simeulue Iptu Wahid, mengatakan bahwa patroli sambang nelayan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri, khususnya di wilayah pesisir yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
“Kami terus meningkatkan kegiatan patroli dan sambang sebagai langkah preemtif dan preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat pesisir,” ujar Iptu Wahid.
Ia juga mengajak para nelayan dan seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas.
“Keamanan wilayah pesisir merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila membutuhkan bantuan ataupun menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” tambahnya.
Sekira pukul 12.00 WIB, kegiatan patroli diakhiri dengan apel konsolidasi di Mako Polres Simeulue untuk melakukan pengecekan kembali terhadap personel dan kelengkapan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Simeulue terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya hambatan.

