SIMEULUE – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Polres Simeulue melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) melaksanakan Patroli Sambang Nelayan sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Simeulue IPTU Wahid bersama personel. Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan Kamtibmas, di antaranya kawasan nelayan, dermaga, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, pelabuhan penyeberangan serta sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polres Simeulue.
Sebelum melaksanakan patroli, tim terlebih dahulu mengikuti apel dan pengarahan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan patroli serta melakukan pengecekan personel dan kelengkapan. Selanjutnya, personel bergerak menggunakan kendaraan patroli untuk menyambangi sejumlah lokasi sekaligus memantau situasi Kamtibmas dan mendatangi aktivitas masyarakat.
Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa patroli sambang merupakan langkah preventif dan preemtif Polri untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Simeulue dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah pesisir. Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para nelayan, untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan,” ujar Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Wahid.
Dalam pelaksanaan patroli, personel juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan ketertiban. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan Kepolisian Call Center 110 Polri atau mendatangi kantor polisi terdekat apabila membutuhkan kehadiran maupun bantuan kepolisian.
Dari kegiatan tersebut, personel berhasil meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, mencegah potensi terjadinya kriminalitas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir dan pantai.
Kegiatan patroli kemudian ditutup dengan apel konsolidasi di Mako Polres Simeulue untuk melakukan pengecekan personel dan kelengkapan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif, dengan hambatan nihil.




