WWW.TRIBRATANEWSSIMEULUE.COM-
POLRES SIMEULUE-POLDA ACEH-
Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., bersama Forkopimda kabupaten setempat hadiri acara Komunikasi Sosial Masyarakat Maritim Gugus Pulau terluar diwilayah pangkalan TNI-AL Simeuelue TA. 2021.Kegiatan itu digelar oleh Danlanal Simeulue yang bertempat di Aula Kantor camat Simeulue Cut pada hari Kamis, tanggal (25/3/2021) pada pukul 10.15 Wib dengan tetap mengikuti sesuai dengan Protokol kesehatan.Danlanal Simeulue Ahmad Fahribi, S.E., M.M., M.Tr. Opsla, dalam sambutannya menyampaikan,” kepada Elemen masyarakat khususnya bagi para nelayan, Danlanal mengatakan, kepulauan Simeuelue yang dikelilingi oleh laut merupakan masyarakat maritim dimana setiap kegiatan kita tidak lepas dari laut..

“Juga banyak nelayan kita yang mencari nafkah di laut sehingga kita harus menjaga bersama wilayah kelautan kita.

“Dan juga mari kita jaga kelestarian ekosistem di dalamnya banyak sumberdaya alam yang di hasilkan dari laut salah satunya ikan yang masih berlimpah di Simeuelue, mari kita terus menjaga kelestarian lingkungan bawah laut kita,” jelas Danlanal.

Kemudian sambutan dari Bapak asisten I yang mewakili Bupati Simeulue, dianya menyapaikan,” mengajak semua masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan ekosistem laut, agar tidak melakukan pengrusakan laut, melakukan pengeboman ikan maupun megambil lobster yang sedang bertelur, “jika kita menjaga kelestarian laut pastinya hasil laut kita akan melimpah dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dari hasil laut”, jelasnya.

Selanjutnya, penyampaian Ketua DPRK Simeuelue,” dianya juga mengucapan terimakasihnya kepada Lanal Simeuelue atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Ketua DPRK juga meminta kepada Danlanal Simeulue untuk meningkatkan Patroli Laut, karena laut Simeuelue ini sering di masuki kapal pencari ikan dari luar yang menggunakan bom ikan maupun alat tangkap yang ilegal, sehingga merusak perairan laut ataupun batu karang sehingga ikan-ikan kita tidak mau lagi berada diperairan kita akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya

“Ketua DPRK juga meminta dan melarang kepada masyarakat khususnya para nelayan tidak boleh menggunakan Kompresor ketika melaut,

“Jadi jangan menyalahkan aparat penegak hukum jika dilakukan penangkapan dan tindakan hukum kepada nelayan yang masih menggunakan kompresor,” tegasnya Ketua DPRK.Usai penyampaian Kata sambutan itu, dilanjudkan dengan penyerahan bingkisan Samsosmar kepada Perwakilan Masyarakat Nelayan yang di serahkan oleh Bapak Asisten I,. Danlanal Simeuelue, Dandim, Kapolres , Kajari, dan kepala DKP kabupaten setempat, dan berakhir pada pukul 12.00 Wib.Kemudian dilanjutkan melihat Posko maritim dan melakukan penjelasan materi Paparan oleh Kejaksaan Simeulue, Kepala DKP, dan Sat Narkoba Polres Simeulue.

Dalam materi yang disampaikan oleh Kejaksaan Simeulue, menyampaikan kepada masyarakat nelayan, dalam mencari Rezeki dilaut agar memiliki peraturan tertulis dan tidak tertulis. Para nelayan harus tau batas-batas wilayah laut dan tidak boleh melewati batas wilayah laut negara lain,” jelasnya.

Dalam materi itu juga, Kejaksaan Simeulue juga mengajak para nelayan untuk mematuhi atauran dan tidak melakukan pelanggaran yang menyalahi aturan seperti, larangan penggunaan kompresor, menggunakan potasium ataupun menggunakan bom ikan.

“Selain meruasak terumbu karang juga menghilangkan ikan yang berada di lokasi tempat kita mencari nafkah.

Pihak kejaksaan juga berharap kepada para nelayan untuk tidak melakukan pelanggaran hukum ketika melaut. Apabila terjadi pelanggaran hukum maka akan dilakukan sangsi pidana,” tegasnya.

Kemudian Penjelasan materi yang disampaikan oleh Kepala DKP Simeulue,” mengajak kepada para nelayan untuk menjaga kelestarian laut, dan melarang menangkap ikan dengan alat yang terlarang yang melanggar hukum.

Kepala DKP juga menghimbau,”
jika ada hal hal yang aneh di lautan segara laporkan kepada dinas terkait demi keamanan laut kita,

Dia juga berharap kepada sesama nelayan lokal jangan saling berebut menangkap ikan, ini laut kita bersama, jadi manfaatkanlah laut ini sebaik-baiknya, jaga kelestarian ekosistem agar laut ini dapat juga dinikmati oleh anak cucu kita nantinya,” harapnya.

Kemudian, Paparan dari lanal Simeuelue,” menerangkan kepada para nelayan tentang batas-batas laut Indonesia dan batas laut negara asing.

“Kemudian mengajak juga bagi yang memiliki putra putri yang berkeinginan menjadi angkatan laut silahkan nantinya mendaftarkan anaknya menjadi angkatan laut, nantinya akan di buka pendaftaran dimulai dari Tamtama, Bintara dan Perwira, silahkan mendaftar tidak dipungut biaya.

“Lanal Simeulue juga menghimbau kepada Lapisan masyarakat Nelayan agar tetap menjaga ekosistem laut dan tidak melakukan pengrusakan laut,

“Lanjudnya, apabila ketika para nelayan sedang melaut dan melihat ada kapal asing yang melakukan penangkapan secara ilegal seperti melakukan pengeboman ikan, menggunakan pukat segara laporkan kepada Pos Lanal terdekat ataupun kepada Lanal Simeuelue, sehingga kami dapat melakukan tindakan dan juga agar perairan laut Simeuelue tetap terjaga ekosistemnya,” Himbau Lanal.

Sat Narkoba Polres Simeulue Bripka Fauzi Iranda Ketika sedang memberikan Penjelasan materi tentang Bahaya Narkoba dan Efek dari penyalahgunaan Narkoba

Terakhir Pemberian penjelasan Materi yang disampaikan oleh Tim Kucing Hitam dari Sat Narkoba Polres Simeulue Bripka Fauzi Iranda,” dianya menyampaikan bahwa, tentang Bahayanya Narkoba, “Narkoba yang berada di Simeuelue ini banyak masuk dari jalur laut, apalagi wilayah laut kita yang luas sehingga menjadi celah untuk peredaran Narkoba.

“Dianya juga menjelaskan tentang Bahaya Narkoba dan efek dari penyalah gunaan narkoba yang dapat merusak para generasi penerus. Dan juga minuman Keras yang dapat merusak pikiran.

“Sat Narkoba Polres Simeuelue menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk jauhi Narkoba, jangan pernah coba-coba dan kita harus lebih peduli dengan lingkungan sekitar.

“Apabila ada keluarga kita yang terkena narkoba ajak dia komunikasi, berikan perhatian lebih, apabila sudah kecanduan segera hubungi pihak medis untuk mendapatkan perawatan atau rahabilitasi agar kita dan daerah kita terbebas dari Narkoba juga katakan tidak pada Narkoba.

“Mari kita perangi narkoba, Laporkan segera kepada kami dari sat Narkoba Polres Simeulue jika ada mengetahui Pengedar atau pemasok Narkoba untuk kita berantas demi masa depan emas Aceh, khususnya masyarakat dan para generasi penerus diKabupaten Simeulue,” Himbau Bripka Fauzi dari Sat Narkoba Polres Simeulue sebagai pemateri.

Terakhir Acara Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Maritim Kabupaten Simeulue TA. 2021 di tutup oleh Palaksa Simeuelue Bapak Mayor Mardensyah sekitar pukul 15.30 wib, situasi aman dan baik.(HUMAS POLRES SIMEULUE)

Comments