Polisi Bersama Masyarakat
SIMEULUE – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Simeulue bersama personel Basarnas Simeulue melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua nelayan yang mengalami mati mesin perahu di perairan Pulau Siumat, Kabupaten Simeulue, Sabtu (10/10/2026).
Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Heno Riansyah (39) dan Uli Kasman (42), yang beralamat di Sembilan dan sehari-hari bekerja sebagai petani. Keduanya dilaporkan mengalami gangguan mesin perahu saat melaut untuk menangkap ikan, diperparah dengan kondisi cuaca buruk di tengah laut.
Informasi kejadian diterima Pos SAR Kabupaten Simeulue sekitar pukul 13.00 WIB dari pihak keluarga korban, Takril Amin. Berdasarkan laporan tersebut, kedua nelayan mengalami mati mesin atau blackout engine di sekitar perairan Pulau Siumat, pada koordinat 2°44’24.00” LU dan 96°28’32.00” BT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Sat Polairud Polres Simeulue bersama Basarnas Simeulue segera melakukan koordinasi dan bergerak melaksanakan pencarian di lokasi yang dilaporkan. Operasi SAR gabungan ini melibatkan tiga personel Sat Polairud Polres Simeulue dan empat personel Basarnas Simeulue.
Dalam pelaksanaan pencarian, petugas menghadapi kondisi cuaca berupa hujan gerimis dengan kecepatan angin mencapai 16 knot. Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan maritim hingga kedua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi menuju daratan dalam keadaan aman dan selamat.
Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kenedy, S.H., S.I.K., M.I.K., mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, koordinasi dan respons cepat antarinstansi sangat penting dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan, khususnya ketika nelayan menghadapi gangguan mesin dan cuaca buruk saat melaut.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi wujud sinergi Polri bersama Basarnas dalam memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan Kabupaten Simeulue.
Polres Simeulue juga mengimbau para nelayan agar selalu memastikan kondisi mesin dan kelayakan perahu sebelum melaut, memantau perkembangan cuaca, serta menyiapkan perlengkapan keselamatan guna mengantisipasi keadaan darurat selama berada di laut.
Dengan terlaksananya operasi SAR gabungan tersebut, kedua nelayan berhasil dievakuasi ke darat dengan selamat. Polres Simeulue berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keselamatan masyarakat dan memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan pertolongan.











