Simeulue – Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Polres Simeulue melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan kegiatan Patroli Sambang Nelayan sebagai bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (05/09/2026).

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Simeulue bersama personel Sat Polairud, dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan nelayan, dermaga, tempat wisata, pusat perbelanjaan, warung kopi, pelabuhan penyeberangan serta lokasi lainnya yang rawan terjadi tindak kriminalitas.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel dan pengecekan kelengkapan serta menerima arahan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan patroli terpadu. Selanjutnya, personel bergerak menggunakan kendaraan patroli Polres Simeulue untuk memantau situasi kamtibmas di sejumlah wilayah hukum Polres Simeulue.

Dalam pelaksanaannya, personel juga menyambangi aktivitas masyarakat, memantau situasi di kawasan pesisir serta mengantisipasi aksi premanisme dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.

Petugas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi Call Center (CC) 110 Polri atau mendatangi kantor polisi terdekat apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun membutuhkan kehadiran personel kepolisian.

Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Iptu Wahid, mengatakan bahwa kegiatan patroli sambang merupakan langkah preventif dan preemtif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah pesisir.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga di kawasan pesisir, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Iptu Wahid.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Setiap informasi dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Simeulue.

Dari kegiatan tersebut, personel berhasil meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, mencegah potensi terjadinya kriminalitas, memberikan imbauan kamtibmas serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di kawasan pesisir pantai.

Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya hambatan maupun kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan.